Monday, March 22, 2021

Mengenal Kelompok Hewan Aves

Sebagian besar dari kelompok aves memiliki kemampuan untuk terbang seperti yang tampak pada gambar di atas. Kemampuan terbang dari kelompok hewan aves ini menurut Reece et al (2012) karena setiap bagian tubuh dari tubuh aves menunjang untuk melakukan terbang. Pada tungkai  depan mengalami modifikasi yaitu ditutupi oleh bulu yang dipersiapkan untuk terbang. Otot yang digunakan untuk terbang melekat pada tulang dada untuk membrikan tenaga saat terbang.

(Sumber: Source)

Reece et al (2012) menambahkan bahwa beberapa fitur membantu mereduksi massa tubuh untuk terbang, diantaranya tidak-adanya gigi, ekornya didukung oleh  vertebrae berukuran kecil. Lebih lanjut lagi  Reece et al (2014) menjelaskan bahwa adaptasi burung yang paling jelaas untuk terbang adalah sayap dan bulunya. Pada bulunya terbuat dari protein β-keratin. Bentuk dan susunan bulu membentuk sayap menjadi permukaan yangmenghasilakn gaya angkat di udara. Hickman et al (2002) menjelaskan bahwa kelompok burung ini dibagi menjadi dua subkelas, yaitu, Archaeornithes dan Neornithes.

a. Archaeornithes
Hickman et al (2002) menjelaskan bahwa burung ini berasal dari era jurassic akhir dan memilki beberapa karakter primitif. Spesies yang termasuk kedalam kelompok ini adalah Archaeopteryx yang telah punah. Reece et al (2014) menjelaskan bahwa burung ini memilki sayap berbulu namun masih mempertahankan karakter-karakter nenek moyang seperti gigi, jari bercakar pada sayap, dan ekor yang panjang.

b. Neornithes
Hickman et al (2002) menjelaskan bahwa beberapa burung yang masuk dalam kelompok ini telah mengalami kepunahan. Hickman et al (2002) menjelaskan kemudian bahwa sternum mengalami perkembangn yang baik, metacarpal dan  beberapa carpal mengalami fusi. Lebih lanjut agi, Hiskman et al (2002) mejelaskan bahwa kelompok ini terbagi menjadi dua super-ordo, yaitu Paleognathae dan Neognathae. Paleognathae merupakan burung modern dengan archosaurian palate primitif sedangkan Neognathae merupakan burung modern dengan palate yang fleksibel.

Referensi:

Hickman, Cleveland P., et al. 2002. Animal Diversity. 3rd Ed. NewYork: The Mc-Graw Hill Companies

Reece, Jane B., Martha R. Taylor, Eric J. Simon, and Jean L. Dickey. 2012. Campbell Biology Concepts And Connections. 7th Ed. San Fransisco: Pearson Education Inc., Pearson Benjamin Cummings

Reece, Jane B., et al. 2014. Campbell Biology.  10th Ed. Lake Ave: Pearson Education

Related Posts:

  • Hak Sesama Muslim Salah satu hak sesama muslim adalah menjenguk orang sakit(Sumber: Photo by Anna Shvets from Pexels) Islam adalah agama yang syumuliyah, sehingga dalam persoalan hak antar sesama muslim diatur didalamnya. Dasar hukumnya ad… Read More
  • Aparatus Golgi: Pengertian, Struktur, dan Fungsinya Terima kasih telah mampir ke blog saya, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang apparatus golgi atau bisa juga disebut dengan badan golgi. pparatus golgi  memiliki fungsi yang masih berkaitan dengan reti… Read More
  • Agar Kita Tidak Meremehkan Nikmat Allah ﷻ Ilustrasi Bersyukur(Sumber: Image by Avi Chomotovski from Pixabay) Terkadang kita merasa kurang bersyukur atas nikmat yang telah Allah ﷻ berikan kepada kita. Ternyata, perasaan kurang bersyukur ini dapat diatasi dengan kita … Read More
  • Kariotipe Kromosom Sebuah Cara untuk Melihat Kromosom Ilustrasi Kromosom (Sumber: Source) “Bagaimana cara kita mendapatkan gambaran kromosom dalam tubuh kita?” begitulah kira-kira pertanyaan yang sempat muncul di pikiran saya ketika ingin melihat kromosom, sebuah substansi … Read More
  • Bagaimana Penderita COVID-19 Dinyatakan Sembuh ? Ilustrasi SARS-CoV-2 (Sumber:Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay) Tulisan ini saya buat sebagai jawaban atas pernyataan yang sempat saya baca di media sosial beberapa hari lalu. Pernyataan itu masih terkait dengan COVID… Read More

0 Comments:

Post a Comment